Breaking News

Panduan Lengkap Blockchain Wallet Untuk Pemula

 


Liputan889 - Blockchain wallet adalah konsep yang sangat penting dalam ekosistem cryptocurrency, yang memungkinkan individu untuk menyimpan dan mengelola aset digital mereka dengan aman dan efisien. Dalam panduan ini, kita akan menjelajahi secara komprehensif apa itu Blockchain wallet, bagaimana cara kerjanya, proses pembayarannya, biayanya, dan langkah-langkah keamanannya. Mari kita mulai dengan memahami dasar-dasar Blockchain wallet.

Apa Itu Blockchain Wallet?

Blockchain wallet adalah sebuah dompet digital yang memungkinkan pengguna untuk menyimpan, mengirim, dan menerima cryptocurrency, terutama Bitcoin dan Ether. Dompet ini disediakan oleh Blockchain, sebuah perusahaan perangkat lunak yang didirikan oleh Peter Smith dan Nicolas Cary. Dengan menggunakan Blockchain wallet, pengguna dapat melakukan berbagai transaksi dalam cryptocurrency dan juga memiliki kemampuan untuk menukarkannya kembali menjadi mata uang fiat.

Memahami Blockchain Wallet

Dalam konteks Blockchain wallet, e-wallet ini memungkinkan individu untuk menyimpan cryptocurrency mereka secara aman. Pengguna dapat mengelola saldo mereka dalam dua cryptocurrency utama: Bitcoin dan Ether. Proses membuat e-wallet dengan Blockchain wallet adalah gratis, dan dapat dilakukan secara online. Pengguna hanya perlu memberikan alamat email dan kata sandi untuk mengatur akun, dan kemudian melakukan verifikasi melalui email.

Setelah wallet dibuat, pengguna akan diberikan ID Dompet, yang merupakan pengidentifikasi unik yang mirip dengan nomor rekening bank. Pengguna dapat mengakses e-wallet mereka melalui situs web Blockchain atau melalui aplikasi seluler yang tersedia untuk diunduh.

Antarmuka Blockchain wallet menampilkan saldo saat ini untuk Bitcoin dan Ether, serta riwayat transaksi terbaru pengguna. Pengguna juga dapat melihat nilai saldo mereka dalam mata uang fiat atau mata uang lokal mereka.

Proses Pembayaran Blockchain Wallet

Pengguna dapat menggunakan Blockchain wallet untuk mengirim permintaan kepada pihak lain untuk sejumlah bitcoin atau ether tertentu. Sistem akan menghasilkan alamat unik yang dapat dikirimkan kepada pihak ketiga atau dikonversikan menjadi kode QR, mirip dengan barcode, untuk memfasilitasi pembayaran. Setiap permintaan akan menghasilkan alamat unik yang berbeda.

Selain itu, pengguna juga dapat mengirimkan bitcoin atau ether kepada orang lain ketika mereka diberikan alamat unik. Proses pengiriman dan penerimaan mirip dengan melakukan transfer dana melalui layanan pembayaran online seperti PayPal, tetapi menggunakan cryptocurrency sebagai mediumnya.

Fitur Pertukaran dalam Blockchain Wallet

Blockchain wallet juga menyediakan fitur pertukaran cryptocurrency. Pengguna dapat menukar bitcoin dengan ether, dan sebaliknya, dengan menampilkan kutipan yang menunjukkan berapa banyak cryptocurrency yang akan mereka terima berdasarkan nilai tukar saat itu. Proses pertukaran ini tidak terjadi secara instan karena membutuhkan waktu untuk transaksi ditambahkan ke blockchain masing-masing cryptocurrency.

Selain pertukaran, pengguna juga dapat membeli atau menjual Bitcoin melalui antarmuka wallet, yang didukung oleh mitra pertukaran seperti Coinify atau SFOX. Nilai tukar yang ditawarkan dijamin untuk jangka waktu tertentu. Untuk melakukan pembelian, pengguna harus mentransfer dana dari rekening bank mereka atau menggunakan kartu kredit atau debit.

Biaya Blockchain Wallet

Setiap transaksi dalam Blockchain wallet akan dikenakan biaya, yang dapat bervariasi tergantung pada berbagai faktor. Misalnya, penggunaan transfer bank akan dikenakan biaya yang lebih kecil (misalnya, 0,25%), tetapi membutuhkan waktu beberapa hari sebelum bitcoin diterima. Sementara itu, menggunakan kartu kredit atau debit akan memberikan akses instan ke bitcoin, tetapi biaya yang lebih tinggi (misalnya, 3%).

Biaya dalam Blockchain wallet menggunakan sistem yang disebut biaya dinamis, yang berarti biaya per transaksi dapat berbeda tergantung pada faktor-faktor tertentu, seperti ukuran transaksi dan kondisi jaringan saat itu. Blockchain wallet menawarkan opsi biaya prioritas, yang memungkinkan transaksi diproses dalam waktu satu jam, serta biaya reguler yang lebih murah tetapi memerlukan waktu lebih lama.

Baca juga artikel : Hardware Wallet: Pengertian, Keuntungan, dan Rekomendasinya

Keamanan Blockchain Wallet

Keamanan adalah pertimbangan utama dalam menggunakan Blockchain wallet. Dompet ini menawarkan tiga tingkat keamanan yang berbeda:

  1. Level 1: Pengguna dapat memverifikasi alamat email mereka, membuat frase pemulihan cadangan 12 kata, dan mengatur petunjuk kata sandi. Blockchain tidak menyimpan kata sandi pengguna.

  2. Level 2: Tingkat keamanan ini termasuk tautan nomor telepon ke akun untuk menerima kata sandi sekali pakai saat masuk, serta membuat otorisasi dua langkah.

  3. Level 3: Pengguna dapat memblokir permintaan TOR, yang merupakan jaringan server global yang memungkinkan pengguna untuk merutekan lalu lintas web mereka melalui banyak komputer untuk menjaga anonimitas.

Penutup

Blockchain wallet adalah alat penting dalam ekosistem cryptocurrency, yang memungkinkan pengguna untuk menyimpan, mengirim, dan menerima cryptocurrency dengan aman dan efisien. Dengan pemahaman yang baik tentang bagaimana Blockchain wallet bekerja, pengguna dapat memanfaatkannya secara optimal dalam pengelolaan aset kripto mereka. Namun, penting untuk selalu memperhatikan keamanan dan biaya yang terkait dengan menggunakan Blockchain wallet. Cari tahu juga informasi menarik dan terupdate lainnya di Liputan Berita


© Copyright 2022 - liputan889 - Informasi Berita Terbaru Saat Ini