Breaking News

Sering Pegal Leher dan Bahu? Ini 5 Cara Mengobatinya Sampai Segar Kembali

 


Liputan889 - Mengatasi keluhan pegal di leher dan bahu menjadi suatu kebutuhan penting bagi banyak orang yang sering mengalami kondisi ini. 

Terutama bagi mereka yang memiliki gaya hidup yang cenderung terpaku pada layar laptop dalam waktu yang lama atau melakukan aktivitas berat. 

Meskipun tidak berbahaya secara medis, rasa tidak nyaman dan nyeri yang disebabkan oleh pegal tersebut dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Beberapa faktor seperti posisi tidur yang salah, cedera, stres, dan proses penuaan juga dapat menjadi pemicu keluhan ini. 

Oleh karena itu, penting untuk mengetahui beberapa cara efektif menghilangkan pegal di leher dan bahu agar dapat kembali beraktivitas dengan nyaman dan tanpa rasa terganggu. 

Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi lima metode yang dapat membantu mengatasi pegal di leher dan bahu, sehingga membantu individu mengembalikan kenyamanan dalam menjalani kegiatan sehari-hari mereka.

Istirahat yang Cukup dan Benar

Perlu diketahui bahwa pegal di leher dan bahu seringkali timbul setelah melakukan aktivitas fisik yang intens dan berkepanjangan, seperti berolahraga dengan melibatkan beban. 

Fenomena ini berkaitan dengan adanya kerusakan kecil pada jaringan otot akibat stres dan tekanan yang berlebihan. 

Oleh karena itu, salah satu langkah awal yang dapat diambil untuk mengatasi pegal adalah memberikan waktu istirahat bagi tubuh. 

Saat beristirahat, otot memiliki kesempatan untuk memulihkan dan memperbaiki kerusakan jaringan yang terjadi akibat aktivitas yang dilakukan sebelumnya.

Selama periode istirahat, perlahan tapi pasti, pegal di leher dan bahu biasanya akan mereda hingga hilang sepenuhnya. Penting untuk memberikan tubuh waktu yang cukup untuk proses pemulihan ini.

Kompres  Panas atau Dingin

Selain beristirahat, penggunaan kompres dapat menjadi pilihan efektif untuk mempercepat proses penyembuhan pegal

Kompres panas dapat digunakan untuk meredakan ketegangan otot dan mengurangi rasa nyeri. Di sisi lain, kompres dingin dapat membantu mengurangi peradangan yang mungkin timbul sebagai respons terhadap kerusakan jaringan otot.

Penerapan kompres ini cukup sederhana, dengan menempatkan kompres pada area yang mengalami keluhan selama sekitar 20 menit. 

Proses ini dapat diulang beberapa kali sehari, tergantung pada tingkat kenyamanan dan respons tubuh terhadap metode tersebut.

Terapi Pijat

Terapi pijat merupakan cara lain yang umum digunakan untuk mengatasi pegal di leher dan bahu. Pijatan dapat meningkatkan aliran darah ke area yang terkena, membantu mengurangi ketegangan otot, dan memberikan rasa nyaman. 

Pijatan dapat dilakukan secara mandiri dengan tangan atau menggunakan alat bantu pijat seperti foam roller atau massage gun.

Baca juga artikel : 5 Khasiat Soda Kue untuk Kesehatan Tubuh, Salah Satunya Bisa Bersihkan Jerawat

Peregangan

Pegal di leher dan bahu tidak hanya disebabkan oleh aktivitas fisik, tetapi juga dapat dipicu oleh stres dan kecemasan. 

Saat mengalami stres atau kecemasan, otot cenderung berkontraksi secara otomatis, kadang-kadang bahkan berkontraksi terlalu keras, menyebabkan ketegangan dan pegal.

Untuk mengatasi kondisi ini, peregangan dapat menjadi cara efektif untuk menghilangkan pegal di leher dan bahu. 

Dengan melakukan peregangan, ketegangan dan rasa sakit akibat kontraksi otot yang berlebihan dapat teratasi.

Peregangan leher dapat dilakukan dengan meletakkan tangan kanan di atas kepala, lalu menarik kepala perlahan ke sisi kanan dan menahan posisi tersebut selama 20–30 detik. Lakukan hal yang sama pada sisi sebelahnya dan ulangi sebanyak 2–3 kali di setiap sisi.

Menggunakan Obat Antiinflamasi

Jika metode di atas kurang efektif, penggunaan obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS) dapat menjadi alternatif. 

Jenis obat ini dapat mengurangi rasa nyeri dengan menghentikan produksi senyawa kimia yang menyebabkan peradangan, sehingga mengurangi rasa nyeri dan pegal.

Contoh OAINS yang dapat dikonsumsi dan tersedia bebas di pasaran meliputi ibuprofen dan natrium diklofenak.





© Copyright 2022 - liputan889 - Informasi Berita Terbaru Saat Ini