Breaking News

Cara Memahami Trend Sideways di Pasar Cryptocurrency


Liputan889 - Ketika seorang analis sedang melakukan analisis teknikal terhadap harga aset kripto, setidaknya ada tiga jenis pergerakan harga utama yang harus dipahami.

Ketiga trend tersebut antara laintren naik (bullish), tren turun (bearish), dan konsolidasi atau pergerakan menyamping (sideways).

Dalam konteks analisis kripto, pergerakan harga sideways merujuk pada suatu kondisi pasar di mana nilai mata uang kripto cenderung tetap stabil dalam rentang harga yang relatif sempit. Dalam fase ini, pergerakan harga minimal ke arah atas atau bawah terjadi, mencerminkan ketidakjelasan tren yang signifikan.

Kondisi sideways mengindikasikan adanya keseimbangan antara kekuatan pembeli dan penjual di pasar. Dengan kata lain, tidak ada dominasi yang kuat dari salah satu pihak, sehingga tidak terbentuk tren yang jelas dalam pergerakan harga.

Pentingnya memahami kondisi ini terletak pada kemampuan analis untuk mengidentifikasi momen dimana pasar sedang mengalami konsolidasi. 

Dalam situasi seperti ini, strategi trading yang berfokus pada volatilitas atau perubahan harga yang lebih besar mungkin kurang relevan. Sebaliknya, para trader dapat mencari peluang dari fluktuasi kecil dalam kisaran harga yang terbatas.

Memahami pergerakan harga sideways di pasar kripto dapat menjadi kunci strategi trading yang menguntungkan.

Kita bisa memanfaatkan peluang yang muncul selama fase konsolidasi, dan menghindari keputusan yang kurang tepat dalam kondisi pasar yang sedang datar.

Cara Menganlisa Trend Sideways

Seorang analis perlu memiliki pemahaman mendalam tentang bagaimana pergerakan harga terjadi dalam suatu tren atau zona tertentu.

Ketika pasar mengalami pergerakan bullish, terbentuk suatu zona yang secara umum menunjukkan arah pergerakan ke atas. Dalam zona ini, candlestick mencerminkan pergerakan naik dan turun, menciptakan pola yang menggambarkan kekuatan pembeli yang dominan.

Hal serupa terjadi saat pasar mengalami pergerakan bearish, di mana zona secara keseluruhan menunjukkan pergerakan ke bawah. Dalam tren bearish, candlestick akan menunjukkan fluktuasi naik dan turun, mencerminkan dinamika antara pembeli dan penjual, meskipun arah umumnya menurun.

Ketika harga berada dalam kondisi sideways, meskipun pergerakan harga tetap dalam kisaran terbatas, terbentuk zona persegi panjang. Zona ini menggambarkan pergerakan naik dan turun, menciptakan kesan bahwa pembeli dan penjual berada dalam keadaan seimbang.

Dalam analisis price action, zona persegi panjang ini umumnya diidentifikasi dengan menggunakan konsep support (batas bawah harga) dan resistance (batas atas harga). Strategi analisis teknikal melibatkan pemantauan level-level ini untuk mengenali potensi titik masuk atau keluar dari posisi trading.

Apa Penyebab dari Harga Sideways?

Harga yang bergerak sideways seringkali merupakan hasil dari ketidakpastian di pasar, di mana belum terdapat kejelasan apakah harga akan mengalami kenaikan atau penurunan. 

Hal ini membuat sebagian besar trader jangka menengah, seperti swing atau position trader, cenderung menghindari situasi ini saat melakukan transaksi.

Pergerakan harga sideways sering terjadi setelah adanya pergerakan impulsif yang signifikan, seperti terjadinya candlestick hijau atau merah yang besar. 

Setelah periode cepat dan signifikan tersebut, pasar sering kali mengalami perdebatan di antara para pelaku pasar mengenai apakah harga akan melanjutkan tren atau mengalami pembalikan arah (reversal). 

Adanya pandangan yang berbeda-beda ini menciptakan ketidakpastian, yang pada akhirnya menyebabkan keseimbangan antara volume jual dan beli, menghasilkan pergerakan sideways.

Selain itu, sentimen yang berkaitan dengan berita atau informasi positif dan negatif tentang suatu aset juga dapat menjadi penyebab kondisi sideways. 

Berita yang datang secara bersamaan dengan sentimen yang kontradiktif dapat mengubah pandangan analis dan menciptakan keseimbangan antara pembeli dan penjual, mengakibatkan pergerakan harga yang cenderung datar.

Dalam kondisi seperti ini, penting bagi para trader untuk memperhatikan faktor-faktor yang memengaruhi sentimen pasar dan mengantisipasi perubahan arah harga. 

Hal ini dapat membantu mereka dalam pengambilan keputusan yang lebih tepat saat bertransaksi di tengah kondisi pasar yang cenderung sideways.

© Copyright 2022 - liputan889 - Informasi Berita Terbaru Saat Ini